Andai tuhan pinjamkan hayat ini lebih panjang, selama itulah kenangan indah takkan bisa terpadam. Meskipun lebur impian dicalar resam duka, sisa cinta masih terpalit di rangkai jiwa. Moga ada jaluran sinar terbias di hati agar dapat kita bingkaikan segala rentetan kasih yang pernah terpatri. Jendela kenangan terbuka luas untuk kau tahu,
" Kau Insan Istimewa "
Semakin kau diam
Semakin kau cengkam
Perasaanku
Tidakkah tersimpan
Rasa kasih padaku
Walau secebis
Kenangan
Tak bisa kau lenyapkan
Walau bagaimana
Kau cuba memberi alasan
Kerana ku tahu
Itu hanya dusta
Adakah di hati
Terasa penyesalan
Menyintaiku
Apakah aku tak setaraf
Dengan apa yang kau inginkan
Jika itu yang benar
Biar aku hentikan
Desakan ini
Kerana kupunya harga diri
Ku takkan merintih
Walau dada pedih
Membakar
♥ ♥ ♥
No comments:
Post a Comment