Masih hangat terasa,
kemesraan yang pernah
tercipta,
senda tawa ukiran bahagia
Kusangka mampu
diteruskan
Hubungan indah tanpa
Rasa cinta, rasa
kasih
Namun… hanya aku sendiri
Merindu tanpa kata
Menanti barisan tinta
Mengimpi kau menyapa
sebelum terlena
Mengertilah aku
kau kian menjauh,
kian hilang
lantas
memudarkan semua rasa
memadam lakaran cinta
yang tersurat di
lembaran indah
hidup kita
dalam embunan dingin
terpalit sendu mengetap
luka
tersedar tingkah
mengait impi
tutur nisan merongkah
hati
semat kekal tidak
berawan
bawa hingga kamar abadi
Andai diri ini terus
dilupakan
Akur aku hasrat dan ketentuan
Kan ku naskah kasih
terpatri
Helaian rindu wangian
jiwa
Yang menjalin
infiniti cinta
Andai punya cebisan
waktu
Kenangilah aku di
saat sepimu
Imbas semula pautan
rasa
Menanggung rindu,
melelah duka
Bersama berganding memerit
bahang
Melangkah seiring merenyai dingin
Mengejar remang
delusi
Di puncak rawan hirap
cinta
(INIM - 4 oktober 2016) |
Tuesday, 4 October 2016
Delusi Hirap Cinta
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment